Langsung ke Topik Utama
Banner Iklan

Reklamasi Cemaskan Nelayan Marunda

27 Oktober 2011 oleh Redaksi   di:

Reklamasi Cemaskan Nelayan Marunda


HIMPALAUNAS.COM, JAKARTA - Nelayan Marunda, Jakarta Utara, khawatir dengan nasib mereka terkait adanya proyek reklamasi di kawasan pesisir utara Jakarta. Selain terbatasnya akses menuju laut, wilayah penangkapan ikan menjadi lebih sempit.

"Kami nelayan tradisional dan kecil. Wilayah tangkap (ikan) kami cuma 1-2 kilometer dari pantai," kata Tiharom, salah seorang nelayan Marunda, Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (27/10).

Para nelayan tradisional di Marunda sendiri umumnya hanya mencari ikan pesisir dalam radius 1-2 kilometer dari pantai. Dengan terjadinya reklamasi hingga 400 meter dari bibir pantai, perairan pesisir yang menjadi tempat penghidupan nelayan tradisional semakin terbatas.

Akses menuju laut juga ikut terbatas lantaran kavling kawasan industri telah berada di depan permukiman mereka.

"Enggak bebas keluar-masuk lagi. Sekarang diawasi sekuriti," ungkap Tiharom.

Ia menyatakan, tidak tertutup kemungkinan akses menuju laut yang ada sekarang akan ditutup sama sekali pada masa mendatang. Tiharom menjelaskan, wilayah pesisir memang menjadi lahan mata pencaharian nelayan Marunda pada umumnya. Saat musim barat tiba, mereka umumnya tidak melaut. Satu-satunya sumber pendapatan mereka dari hasil kerang yang diperoleh di pesisir pantai.

"Kalau musim barat, kami cuma ngandalin mencari kerang. Nah, kalau sudah jadi kawasan industri, jelas sumber ekonomi kami ikut dirampas," keluhnya.

Ia menyayangkan tidak adanya sosialisasi terkait masalah reklamasi ini kepada nelayan setempat. Dari kelurahan pun tidak pernah ada pendekatan ataupun pemberitahuan. Mereka hanya mendapat informasi dari mulut ke mulut atau melalui media massa tentang program reklamasi pantai utara Jakarta.

Wilayah pantura Jakarta memang sudah dipersiapkan sebagai kawasan reklamasi untuk dijadikan wilayah industri, pariwisata, dan pelabuhan. Reklamasi di wilayah Marunda sudah dilaksanakan dengan peruntukan sebagai wilayah industri. (man)

Share this Sebarkan
Powered by Jaringmaya.Com