Langsung ke Topik Utama
Banner Iklan

Korupsi Sebagai Bukti Kesalahan Penididikan Nasional

30 Desember 2011 oleh Redaksi   di:

Korupsi Sebagai Bukti Kesalahan Penididikan Nasional

 

HIMPALAUNAS.COM, JAKARTA -  Angka korupsi yang terus meningkat pesat di Indonesia ditengarai menunjukkan kesalahan dalam sistem pendidikan Tanah Air.

Menurut Plt. Inspektur Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Irjen Kemendikbud) Haryono Umar, Jum’at (30/12).

Kesalahan dalam pendidikan di antaranya ditunjukkan dengan tidak adanya rasa takut para pelaku korupsi.

"Karena itu, pemberantasan korupsi di Indonesia tidak akan cukup dengan penegakkan hukum semata. Perlu ada langkah preventif untuk menumbuhkan rasa takut melakukan korupsi," ujarnya.

Langkah preventif yang dimaksud Haryono adalah melalui pendidikan antikorupsi sejak dini. Kemendikbud memang telah mencanangkan program tersebut mulai tahun ini. Namun, program itu akan lebih digalakkan di bawah ampuan Haryono sebagai pejabat Irjen Kemendikbud yang baru.

Mantan Wakil Ketua Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) ini menilai, pendidikan antikorupsi diperlukan untuk membentuk mental generasi muda agar takut melakukan korupsi.

"Intisari pendidikan ini, generasi muda akan paham dengan nilai-nilai baik tentang kehidupan," imbuhnya.

Namun Haryono belum bisa memastikan apakah pendidikan antikorupsi akan diterapkan menjadi mata pelajaran tersendiri atau terintegrasi dengan mata pelajaran lainnya.

"Yang jelas," kata Haryono, "Ini akan berupa pendidikan karakter yang berkelanjutan sejak pendidikan anak usia dini (PAUD) hingga perguruan tinggi," Haryono menegaskan.(gir)

Share this Sebarkan
Powered by Jaringmaya.Com