Langsung ke Topik Utama
Banner Iklan

Rakorda MAPALA Agendakan Perubahan Pada TWKM Mendatang

13 Oktober 2010 oleh Redaksi   di:

Rakorda MAPALA Agendakan Perubahan Pada TWKM Mendatang

HIMPALAUNAS.COM, JAKARTA - Rapat Kordinasi Daerah (RAKORDA) Mahasiswa Pecinta Alam (MAPALA) se - jabodetabek yang di laksanakan di sekretariat Eka Citra Universitas Negeri Jakarta, dengan agenda perumusan perubahan-perubahan pada di forum Temu Wicara Kenal Medan ( TWKM ) ke XXII pontianak 18 oktober mendatang.

Rapat persiapan keberangkatan wilayah jabodetabek ini juga mengundang secara lisan dan melalui pesan singkat (SMS) kepada mapala - mapala se jabodetabek untuk menghadiri rapat.

"Rapat ini penting sekali karena membawa isu perubahan yang akan di diskusikan di forum TWKM XXII di pontianak mendatang, " Kata Samsudin (25) Selaku kordinator PKN (pusat kordinasi nasional) dari Himpunan Mahasiswa Pecinta Alam Universitas Nasional (HIMPALA UNAS) yang di temui HIMPALAUNAS.COM, disela-sela rapat, Selasa (12/10).

Strategi yang di lakukan oleh kordinator PKD yakni eka citra adalah memfasilitasi teman - teman mapala jabodetabek untuk mempresentasikan dan penyatuan persepsi mengenai isu yang akan di bawah oleh daerah di forum TWKM mendatang.

"Banyak isu yang akan di angkat di forum twkm XXII mulai dari bembahasan struktural dan perangkat  TWKM , penekanan tugas dan wilayah kerja,sampai pada tahap pelaksanaan di lapangan. ini semua dianggap penting untuk pembahasan twkm XXII mendatang, " tambah Samsudin

"Forum twkm XXII sebentar lagi akan diselenggarakan tetapi masih banyak persoalan daerah yang belum terselesaikan,  baik persoalan rekomendasi twkm sebelumnya, maupun pembenahan kinerja perangkat twkm" ujarnya

Samsudin juga menambahkan, bahwa perlu adanya garis kordinasi yang jelas di perangkat twkm yang di bentuk. "forum twkm kenapa tidak mendapat respon positif dari pemerintah ? ini di sebabkan karena dalam struktural TWKM yang tidak ada pembinaan dari pemerintah yang di masukkan dalam struktural TWKM, " cetusnya

Dalam forum ini juga banyak yang perlu dibenahi baik itu permasalahan mapala secara internal kampus, ataupun secara eksternalnya yaitu pengaplikasian program secara menyeluruh patut menjadi perhatian utama.

" Sebenarnya forum ini sudah jelas mengarah kepada permasalahan lingkungan di negara kita tetapi masih perlu pembenahan tata laksana perangkat twkm," kata Jai (24) selaku kordinator (Pusat Koordinasi Daerah) PKD.

Beberapa poin yang dihasilkan rapat PKD ini adalah; Efektifitas TWKM mendatang, Pembenahan mekanisme, alur komunikasi, struktur dan sistim kordinasi perangkat TWKM. juga bagaimana menyikapi soal alih fungsi tanah perhutani di daerah Puncak, Bogor,  Jawa Barat, tanggapan lainnya adalah soal pembubaran Mapalasta Universita Islam Negeri (UIN makasar) oleh Rektor UIN makasar dan juga sedikit membahas calon tuan rumah TWKM selanjutnya.  

Peserta hadir pada rapat PKD, Selasa (12/10) di sekretariat mapala UNJ (Eka Citra) yakni Eka Citra, Himpala Unas, Bimapala, Mapala Juanda, Swatala Mercu Buana, Mapalaya Jayabaya,  Arkada UIN Jakarta, Calandra BSI Pusat, Darmapala APP Jakarta.

"Sebetulnya kami sudah mengirim pesan singkat sekitar 40 Mapala di JABODETABEK tetapi sampai rapat malam ini hanya Arkadia UIN Jakarta yang merespon, lain dari pada tu tidak ada informasi lagi, " pungkas Jai

Semoga rapat kordinasi antara Mapala se - JABODETABEK membuat suasana forum TWKM 18 Oktober mendatang di Pontianak,  membuat Mapala menjadi peka terhadap persoalan  lingkungan yang kian lama semakin mengkhawatirkan ini. (pal/has)

Share this Sebarkan
Powered by Jaringmaya.Com